Bagi Anda yang tinggal di luar negeri (di luar Indonesia), mungkin Anda akan berusaha mencari cara komunikasi yang murah dengan keluarga Anda.
Bagi yang keluarganya sudah cukup mengenal komputer dan teknologi Internet,instant messenger, email, atau situs-situs sosial (seperti Friendster, Facebook, Youtube) tentu menjadi salah satu medium yang umum digunakan. Selain fasilitas yang ditawarkan, biaya yang dikeluarkan tergolong murah untuk berkomunikasi.
Selain itu, perusahaan seperti Google dan Yahoo menyediakan fasilitas VOIP gratis melalui layanan GTalk dan Yahoo Messenger.
Kelemahan dari layanan ini adalah khususnya di Indonesia, koneksi internet yang tersedia masih cukup terbatas dalam masalah kecepatan, apalagi di kota-kota kecil. Tidak jarang kota-kota kecil tersebut belum tersentuh teknologi Internet.
Bertelepon adalah salah satu cara berkomunikasi yang cukup populer. Selain komunikasinya lebih interaktif, kita juga mampu merasakan kondisi emosi lawan bicara. Sehingga setelah bertelepon biasanya perasaan lebih enak. Ini berdasarkan pengalaman pribadi.
Kendala datang lagi dalam hal biaya. Bertelepon dari Indonesia ke luar negeri sangat mahal (* kenapa ya?), dan menelepon dari luar negeri ke Indonesia juga tergolong mahal.
Gimana dong?
Menurut pengalaman dan hitung-hitungan saya, bertelepon ke Indonesia (kasus untuk yang bertelepon dari Belanda) lebih murah daripada orang dari Indonesia bertelepon ke luar negeri. Selain itu, saya juga merasa puas berkaitan dengan lama dan waktu berbicara dengan keluarga atau kenalan di Indonesia.
Bagaimana caranya?
Saya selalu mencari penyedia layanan yang menawarkan jasa telepon yang semurah mungkin dan layanan yang bagus. Saya gak mau bilang biaya jasa semurah mungkin dengan layanan yang maksimal, karena selalu ada trade-off antara biaya jasa dan kualitas.
Pertama kali ke Belanda, saya menggunakan jasa operator Lebara. Pada saat itu, saya masih kekurangan informasi mengenai penyedia layanan yang ada dan harga yang ditawarkan. Saya menggunakannya karena kami menemukan brosurnya di stasiun kereta.
Selama menggunakan Lebara, saya cukup puas karena pengisian pulsa dapat digunakan melalui internet dan tanpa biaya tambahan. Biaya bertelepon juga termasuk murah menurut saya pada saat itu.
Akan tetapi, saya akhirnya mendapat informasi tentang bertelepon murah. Saya memutuskan untuk menggunakan jasa telekomunikasi yang menggunakan teknologi VOIP. “Kebetulan”, koneksi internet di sini tergolong “jagoan” dan melalui VOIP, kita dimungkinkan untuk bertelepon ke landline maupun ke mobile phone.
Saya sudah mendata biaya-biaya yang ditawarkan. Ada beberapa penyedia layanan yang sudah saya coba. Terakhir, saya menggunakan fasilitas dari SMSDiscount.
Tarif yang ditawarkan ke Indonesia adalah: € 0.05 untuk telepon ke landline, € 0.09 untuk ke mobil dan € 0.01/SMS.
Sekarang masih berburu operator yang menawarkan biaya yang paling murah. Kalau bisa gratis…hehehe.
Popularity: 14% [?]