Using Google Trends

I have just been playing around with Google Trends by submitting four keywords to be inquired by the service. The keywords were: “internet marketing”, “search engine optimization”, “money online”, and “make money online”. Here was the graph snapshot (taken on October 1st, 2008):
google graph picture image internet marketing search engine optimization make money online
Using the graph above, we can see that assuming the “internet marketing” keyword search is scaled to be 1, then the result for “search engine optimization” keyword searching is 0.50 (or half) of “internet marketing” keyword searching, and so on.

“Money online” keyword searching turned out to be the most searched keyword among the four (1.86). By studying the graph, it is shown that “money online” keyword searching is steadily increasing year by year.

Do you want to know the surprising facts (or may be not that surprisingly:P)? Check the following series of graphs:

google trends graph picture images internet marketing search engine optimization make money online Indonesia is in top 3 based on regions. I don’t want to generalize  or deduce something, but I only want to point out that there are 5 Asian countries in the list.

google trends graph picture images internet marketing search engine optimization make money online Jakarta is in top 3 based on cities. Five cities are in United States of America (USA).

google trends graph picture images internet marketing search engine optimization make money online

So, we can see that many searches were generated from Indonesia, specifically Indonesian-speaking Internet users. I can only say that if you want to focus on internet marketing, search engine optimization, or making money online website, then you might want to consider publishing them in one or more language (s) shown in the graph.

Does anyone have interests to make comparison of other keywords? Such as, “movie, lyric, game, and mobile phone”, “car, vacation, house, education”, “insurance, financial planning, bank, stocks”, “Naruto Uzumaki , Sasuke Uchiha, Kakashi Sensei, Sakura Haruno”, or “Tukul Arwana, Komeng, Jojon”. It’s up to you.

Catatan: Postingan ini sengaja ditulis dalam bahasa Inggris untuk belajar, iseng-iseng dan tujuan-tujuan yang lain :D.

Popularity: 5% [?]

10 Great Ways to Learn Stock Trading as a New Investor

  1. Open an account with a top online stock broker and use their free tools. If you open an account with TD Ameritrade, Etrade, Scottrade, of Sharebuilder to name just a few you will have access to some amazing free research tools. Some of the brokers listed will let you open an account with as little as $500 and have no maintenance fees for inactivity. Don’t go with some no name broker because you won’t get nearly as much access to free material. Personally I spent months just looking over TD Ameritrade’s research tools when I first started studying and it provided myself with fantastic knowledge for a fantastic price, free. And, when you are ready to make your first online stock trade down the road, you will already have yourself setup, done deal.
  2. Read books on stock market education. This is a no brainer, books provide a wealth of information for anyone and everyone, and they are typically inexpensive. A great start is to explore anything written by William O’Neil who is one of my favorite authors because his reads are simple and they provide a great look into making the most of technical and fundamental analysis. He is the founder of the CANSLIM style of trading and also Investors Business Daily. (Click Here to find books by William O’Neil)
  3. Join a online stock community. Communities are a great place to meet other traders, ask questions, and just read through detailed conversations that provide a wide variety of investor experiences and insight. I co-founded a stock forum which I recommend checking out, and some other great sites include Covestor.com, EliteTrader.com, and Motley Fool CAPS.
  4. Baca Selanjutnya …

    Popularity: 19% [?]

Apa Yang Baru Di Internet? Ide Baru?

Pertanyaan itu sering muncul di pikiran saya ketika sedang browsing di Internet. Selain itu, saya juga sering bertanya-tanya, ide-ide apa saja yang sudah pernah dipikirkan orang lain, yang diimplementasikan sebagai tema dari website yang dibangun. Pertanyaan terakhir tersebut sering saya pikirkan karena saya ingin mendapat gambaran apa saja yang sudah, sedang dan kemungkinan website yang dapat dikembangkan.killer startups list in Internet cool website daily

Untung ketemu website Killerstartups.com, itu juga by accident. Website ini berisi informasi tentang website-website start-ups yang diklaim isinya diupdate dengan review 30+ website start-ups per hari. Berarti banyak juga ide-ide yang berseliweran di Internet ini tiap hari dan memang gak salah klo website ini memakai tag “The Next Big Thing on the Internet is here”.

Oh iya, saya menemukan satu website unik Baca Selanjutnya …

Popularity: 21% [?]

Kasus rogue trader Societe Generale terus diproses

Setelah kemarin saya menuliskan tentang kejadian yang menimpa Société Générale, akhirnya rilis foto orang yang dianggap bertanggung jawab atas kerugian perusahaan keuangan Perancis ini dilakukan. Pihak polisi sudah mendatangi kediaman karyawan perusahan yang tidak bertanggungjawab ini.

societe generale bank barings rogue traderJerome Keruviel, 31 tahun, bertanggung jawab atas perbuatannya yang merugikan perusahaannya tempatnya bekerja hingga US$7.2 milyar (sebelum ditulis US$7 milyar). Nilai yang sangat fantastis setelah kejadian Bank Barings.

Jerome bekerja di perusahaan tersebut sejak tahun 2000. Dikutip dari CNN, Société Générale belum mengkonfirmasi kebenaran informasi tentang identitas karyawan tersebut.

Hukuman yang akan dijatuhkan atas orang ini juga belum ditentukan. Menurut saya, pasti lebih berat dari hukuman yang pernah diterima oleh Nick Leeson, orang yang bertanggungjawab atas kolapsnya Bank Barings. Ini mengingat jumlah kerugian yang diakibatkannya, 6 kali lipat kerugian Bank Barings.

Société Générale sendiri sudah mengeluarkan permohonan maaf kepada konsumennya atas kelalaian dalam pengontrolan karyawannya.

Popularity: 15% [?]

Societe Generale menderita kerugian hingga $7 milyar

Sejarah berulang kembali di dunia perbankan. Setelah kasus salah satu bank tertua di Inggris, Barings Bank, sampai bangkrut karena ulah karyawannya, Nick Leeson; Kini sebuah perusahaan keuangan berbasis di Perancis, Société Générale, harus mengalami kerugian sampai US$7 milyar.

Wow, sebuah angka yang sangat fantastis, apalagi mengingat kerugian ini disebabkan seorang pegawai level menengah di perusahaan tersebut.

Kerugian tersebut adalah hasil perdagangan besar-besaran yang dilakukan karyawan tersebut dan sebenarnya jumlah tersebut melebihi batas yang perdagangan yang diijinkan baginya. Selain itu, dia juga menggunakan banyak trik yang canggih untuk menutup-nutupi perdagangannya tersebut.Société Générale ngetrend bank rugi kasus bank barings

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1864 ini diperkirakan masih tetap memiliki keuntungan sebesar €600jt- €800jt untuk tahun fiskal 2007. Walaupun demikian, perusahaan ini tetap membutuhkan dukungan keuangan hingga €5.5milyar untuk menyeimbangkan kerugian tersebut.

Belum diketahui secara pasti nama karyawan perusahaan yang disebut-sebut berusia 30an tahun dan bergaji €100,000/tahun tersebut. Tapi yang pasti, beberapa hari (atau minggu bahkan berbulan) ke depan adalah masa yang sulit baginya.

Mungkin masih banyak yang ingat atau pernah diajarkan di sekolah (atau kuliah) pada saat pelajaran akuntansi tentang kasus Bank Barings. Nick Leeson, karyawan bank tersebut mengakibatkan bank tempatnya bekerja tersebut sampai kolaps. Perdagangan yang dilakukannya mengakibatkan kerugian lebih US$1 milyar atau setara dua kali modal perdagangan bank tersebut saat itu.

Akhirnya dia ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatan selama enam setengah tahun. Setelah itu, dia merilis sebuah buku yang berjudul “Back from the Brink: Coping with Stress” yang berisi tentang pengalamannya. Bahkan sebuah film menceritakan kasus ini juga dibuat. Judulnya adalah Rogue Trader.

Apakah pelaku sekarang ini bakal menulis buku dan membuat film juga? Yang pasti menurut saya, contoh kasus di buku-buku akuntansi akan berubah. Kasus Société Générale akan menjadi sorotan setelah kasus Bank Barings.

Popularity: 24% [?]

Tata Nano - Si mobil murah meriah

Beberapa hari yang lalu, Tata Motors, perusahaan mobil yang berbasis di India, memperkenalkan produk terbarunya. Produk mobil tersebut diklaim sebagai mobil termurah di dunia.

Tata NanoNama mobil tersebut adalah Tata Nano dan diberi nickname “People’s Car”(jangan dimirip-miripkan dengan Tata Dado ya…hehehe). Harga yang dibandrol adalah 100,000 Rupee (sekitar 24 juta rupiah dengan kurs 1 INR = 240 IDR per tanggal 13 Januari 2008).

Mobil tersebut memiliki beberapa spesifikasi seperti:
- berkapasitas 4 penumpang (dapat bisa diisi sampai maksimal 5 orang)
- Panjang +/- 3 m
- mesin dua silinder, 633cc yang seluruhnya terbuat dari alumunium
- kecepatan maksimum 65 km/jam

Peluncuran produk mobil ini tentu saja menimbulkan banyak perbincangan. Selain disebut-sebut sebagai solusi untuk keluarga dari kelas menengah yang ingin memiliki mobil, kendaraan roda empat dengan “harga terjangkau” ini juga dianggap dapat memperbesar masalah polusi. Polusi yang dianggap akan memperparah pemanasan global yang sedang sering dibahas saat ini.

Selain itu, infrastruktur jalan raya juga menjadi sorotan banyak orang. Untuk mengakomodasi booming penggunaan mobil ini, kapasitas jalan raya harus juga dipertimbangkan untuk ditambah. Jika tidak, Anda bisa membayangkan berada di tengah-tengah kemacetan parah saat berkendaraan di jalan raya.

Ya, pastinya banyak hal yang bakalan dibahas berkaitan dengan kehadiran mobil ini. Saya juga langsung membayang-bayangkan untung rugi berkaitan dengan kehadiran mobil ini pada saat pertama kali mendengar beritanya.

Masalah kemacetan sudah pasti menjadi salah satu yang paling disorot selain masalah polusi. Mungkin ada yang bilang kemacaten tidak akan menjadi masalah yang besar jika masyarakat yang memiliki mobil “besar” beramai-ramai mau berpindah untuk menggunakan mobil mini ini. Selain itu, pemerintah juga berperan dengan menerapkan peraturan yang hanya memperbolehkan mobil dengan ukuran ini yang dapat masuk ke dalam kota. Atau bisa juga dengan memperkecil biaya pajak untuk mobil jenis ini dan memperbesar pajak untuk mobil-mobil milik pribadi dengan ukuran “besar”.

Baca Selanjutnya …

Popularity: 34% [?]

|