Jul
14
2008
Tepat tanggal 10 Juli 2008, aku resmi dianugerahi seorang mama baru (E br Sijabat) di keluarga kami. Pemberkatan pernikahan yang diadakan di HKBP Jalan Elang, Medan dan resepsi + ‘Paradaton’ yang bertempat di Wisma Tamora Indah, Tanjung Morawa itu merupakan momen besar dalam keluargaku, dimana kami benar-benar memiliki seorang sosok Ibu yang baru setelah 5 tahun yang lalu Ibu kami lebih dahulu dipanggil Tuhan.
Aku bersyukur kami bisa melangsungkan keseluruhan rangkaian acara (termasuk penerimaan diri kami kepada sang mama baru) ini dapat kami lewati dengan suatu ucapan syukur kepada Tuhan.
Terima kasih kepada Tuhan yang telah mempertemukan Bapak dengan Mama kami sekarang ini. Aku berdoa biarlah Bapak berbahagia dengan mama yang baru ini dan kami anak-anaknya boleh semakin merasakan Tuhan berkarya dan memberkati lewat mama kami yang baru. Amien
Oya terimakasih buat teman-teman yang telah meluangkan waktu untuk hadir di acara pemberkatan maupun resepsi pernikahan ini. Gbu all
Popularity: 31% [?]
Jun
17
2008
Minggu kemarin, tanggal 15 Juni 2008, kami dari P3MI Maranatha Tebet kembali mengadakan aksi Diakonia, yang merupakan program Bidang Kerohanian. Diakonia kemarin adalah Diakonia ke 2 dari 3 tahap yang direncanakan.
Aku pribadi bersyukur bisa berkecimpung di dalam program ini. Aku baru sekarang ini benar-benar ikut andil dalam pelayanan Gereja, dalam pengertian benar-benar aku merasa aku ikut terjun berpikir, mengelola, implementasi, dan memelihara program yang udah direncanakan. Aku bersyukur aku boleh diterima di P3MI Maranatha Tebet. Aku merasa terberkati oleh pelayanan yang sedang kuambil. Aku juga bersyukur buat orang-orang P3MI yang menerimaku, sehingga aku boleh berkecimpung di dalam persekutuan ini.
Meskipun dengan kuantitas yang kecil (tidak sampai 20 orang yang aktif), kami tetap melaksanakan program Diakonia kemarin. Diakonia tahap II berkegiatan menjual pakaian yang masih layak pakai kepada saudara-saudara yang kurang mampu. Tempat yang kami tuju kemarin adalah daerah Kemanggisan - JakBar. Mereka begitu antusias dan begitu menghargai. Sambil berdesak-desakan dengan warga, kami menawarkan pakaian yang sebelumnya sudah kami pisahkan berdasarkan kualitas dengan harga yang berbeda (maksimum tiga-ribu).
Continue Reading »
Popularity: 28% [?]