Masih ingat artikel tentang Sinterklas yang ku-posted beberapa hari yang lalu? Ada beberapa hal yang menarik sekitar peringatan seorang kakek berjenggot putih dan berjubah merah tersebut.
Hari Senin yang lalu, kami diberi kejutan oleh dosen kami yang membawakan nootjes untuk kami sekelas, cemilan untuk anak-anak khususnya pada perayaan Sinterklaas Dag. Beliau membawa satu kantong besar cemilan tersebut.
Hal tersebut tentu merupakan sebuah kejutan karena saya jarang mengikuti kelas yang dosennya tiba-tiba menawarkan cemilan berkaitan dengan perayaan tertentu. Bahkan di Indonesia, yang di daerahnya banyak ditemui berbagai cemilan tradisional, dosen jarang membawakan cemilan ke kelas. Hehehe. Soalnya bisa bangkrut kalau dosen bawa cemilan (*sambil teringat kenangan tinggal di asrama dan perilaku mahasiswanya;-D).
Saya hanya ingat kami pernah ditawarkan cemilan pada waktu supervisor tugas akhir memeriksa pekerjaan kami (ada sembilan orang). Itu juga karena kami sudah sangat dekat dengan dosen pembimbing kami tersebut dan untuk membangun suasana santai tapi serius.
Kuliah selama 3 jam tersebut akhirnya selesai dengan ditemani cemilan sepanjang kelas berlangsung. Lumayan, jadi gak ngantuk. ;-P.
Tanggal 5 Desember setiap tahun merupakan tanggal resmi peringatan Sinterklas. Ini berbeda dengan persepsi awal saya sebelum datang ke Belanda tentang kedatangan Sinterklas. Saya hanya tahu kalau Sinterklas dan “anggotanya” datang ke rumah-rumah pada malam Natal. Mungkin konsep saya tersebut dipengaruhi oleh cerita dan film-film Hollywood yang ditayangkan di televisi.
Siaran televisi dan radio sudah mulai ramai dengan iklan dan pengumuman tentang peringatan Sinterklas.
Bakalan ramai lagi nih centrum hari Sabtu.
Popularity: 12% [?]